Skip to main content

Daerah Istimewa Yogyakarta - Kampung Batek Laweyan

3 Disember 2014 (Rabu)

Misi hari ini ialah ke Kota Solo @ Surakarta yang terletak lebih kurang 60km dari Jogja. Perjalanan mengambil masa lebih kurang 1 jam lebih bergantung kepada keadaan lalu lintas. Kami ke Kampung Batik Laweyan. Solo sangat terkenal dengan batik yang ternyata lebih berkualiti dan lebih murah berbanding batik yang dijual di Jalan Malioboro. 

Sedikit info dari wikipedia:
Kampung batik Laweyan adalah salah satu daerah wisata yang sengaja disediakan oleh pemerintah Kota Solo untuk mengundang para wisatawan asing dan domestik melihat-lihat Batik.[1] Kampung Batik Laweyan dinilai sebagai kawasan sentra Batik di Kota Solo dan sudah ada sejak zaman kerajaan Pajang tahunn 1546 M.[2] Kawasan ini sempat meraih kejayaannya pada tahun 1970an.[1]
Kampung Laweyan didesain dengan konsep terpadu, dengan memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 24 ha yang terdiri dari 3 blok.[2] Di dalam kampung Batik tersebut, terdapat ratusan pengrajin Batik yang menjual berbagai motif, seperti Tirto Tejo dan Truntumdengan beragam variasi harga.[2] Selain batik, Kampung Batik Laweyan juga menyimpan kekayaan arsitektur Jawa kuno.[3]

Pintu masuk (pinjam foto daripada En. Google
(tidak sempat berfoto di sini cz mobil lalu lalang.. nanti ditabrak, tidak sempat balik Malaysia)


Kedai di sini ibarat rumah

Toko Batik Putra Bengawan


Mencanting batik di luar kedai Batik Omah Laweyan





Kedai ini panjang ke dalam



Hasil tangkapan... ha!ha

Kami tidak masuk ke semua kedai cz banyak sangat.Tapi hasil tangkapan tetap lumayan banyak... ha!ha...

Jom ke tempat lain pula...



Comments

  1. Antena Tv Bagus, Antena Tv Rakitan, Antena Tv Digital
    Antena Tv Sederhana, Antena Tv yang Bagus, Antena Tv LED
    Antena Tv wajanbolic, Antena Tv UHF, antena Tv tanpa boster, cara buat antena tv
    Nonton TV LEBIH ASYIK, dengan AntenaTV Bagus Wajanbolic
    http://antenatv-rakitan.blogspot.com

    Batik KHAS Bekasi dgn CORAK/MOTIF yg sesuai PAKEM & FILOSOFI BATIK BEKASI
    http://khasbatik.blogspot.com


    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Hatyai : Day 1 - Floating Market & Asean Night Market

Fuhhhhh..... setelah dua tahun blog ini tidak dikemaskini (update)... kena ingat balik kisah Hatyai 2 tahun lalu... ha!ha. (mari uji kekuatan ingatan!) Baiklah... selepas solat asar, kami keluar ke Floating Market. Sebab utama ke Hatyai ialah menjejaki floating market... tu pasal gigih ke sini pada hujung minggu. Untuk ke sini, kami telah deal dengan tuk2 yang kami naiki tadi. Kos dia kenakan kami ialah 150 bath (pergi balik) untuk 1 tuk2.. bukan ikut orang (per person). Sebenarnya lebih mudah kalau kita sewa pergi balik. Maka kita tidak perlu bersusah-payah mencari tuk2 untuk balik.  Apa yang ada di Floating Market?.. ok... bukan makan minum saja yang ada.. ada juga bazar jual pakaian dan cenderahati.. kebetulan kami datang masa hari jadi sultan Thailand, jadi banyak gerai jualan dibuka. Yang wajib makan di sini ialah aiskrim kelapa! Bukan runding harga tuk2.. tapi dorang sibuk tanya kedai dobi... ha!ha... driver tuk2 bingung nda faham maksud dobi Madam Suzanne ...

Daerah Istimewa Yogyakarta - Candi Borobudur

4  Disember 2014 (Khamis) Pagi ini kami ke Candi Borobudur. Kalau zaman sekolah dulu selalu terbaca pasal candi ini di buku teks Sejarah, sekarang mau tengok secara langsung pula. Bayaran masuk candi ini bagi pelancong antarabangsa ialah Rp240,000 (RM67). Kadar ini sentiasa meningkat mengikut kenaikan dollar. Memang agak mahal dibandingkan dengan warga tempatan yang hanya perlu membayar Rp30,000 (RM8) sahaja. Nampak kan jurang yang ketara. Bolehlah juga dapat murah kalau menyamar jadi warga tempatan... ha!ha.. Memetik kata-kata Mas Ari, " kok ibu mau bayar mahal2 untuk liat batu ?"... ha!ha... betul juga... tapi ini bukan sebarang batu... bukan batu sungai atau batu jalan raya yang sering ditendang. Anggaplah pengalaman tidak boleh dibeli dengan wang ringgit... ha!ha....  (p/s : Sepatutnya lepas ini kami mau Candi Parambanan, tapi memandangkan bayaran masuknya hampir sama dengan Candi Borobudur, terus x jadilah... ha!ha!... eh.. bukan pengalaman tidak boleh dibeli de...

Daerah Istimewa Yogyakarta - Pasar Beringharjo

5 Disember 2014 (Jumaat) Untuk hari ini kami tidak lagi menggunakan perkhidmatan Mas Ari ( sedih kerana tidak dapat meneruskan perjalanan dengan Mas Ari yang sangat baik ). Hal ini kerana awalnya kami memang bercadang untuk menggunakan travel guide + mobil selama 2 hari saja. Kononnya hari ini kami bergerak sendiri ke beberapa tempat. Tapi seminggu sebelum ke Jogja, tiba2 rasa malas pula mau bergerak sendiri... malas berjalan.. Jadi gigihlah mencari travel guide cz kami booking mobil dari hotel untuk 2 hari saja. Akhirnya dapat juga mobil + driver untuk hari ini. Guide kami pada hari ini ialah Mas Jitho. Dia nie freelance, tapi saya menempah mobil ini melalui Namikulo Fajar (boss kali.. ha!ha). Orangnya baik, cuma agak pemalu... tapi pandai juga bercanda sekali-sekala... ha!ha... Dia nie minat lagu disco dangdut cz seharian kami dengar lagu disco dangdut saja dalam kereta. Kalau kami menggunakan khidmatnya selama 7 hari, mungkin kami boleh menyanyi ala Goyang Inul... ha!ha... M...