Skip to main content

Hatyai : Day 1 - Floating Market & Asean Night Market

Fuhhhhh..... setelah dua tahun blog ini tidak dikemaskini (update)... kena ingat balik kisah Hatyai 2 tahun lalu... ha!ha. (mari uji kekuatan ingatan!)

Baiklah... selepas solat asar, kami keluar ke Floating Market. Sebab utama ke Hatyai ialah menjejaki floating market... tu pasal gigih ke sini pada hujung minggu. Untuk ke sini, kami telah deal dengan tuk2 yang kami naiki tadi. Kos dia kenakan kami ialah 150 bath (pergi balik) untuk 1 tuk2.. bukan ikut orang (per person). Sebenarnya lebih mudah kalau kita sewa pergi balik. Maka kita tidak perlu bersusah-payah mencari tuk2 untuk balik. 

Apa yang ada di Floating Market?.. ok... bukan makan minum saja yang ada.. ada juga bazar jual pakaian dan cenderahati.. kebetulan kami datang masa hari jadi sultan Thailand, jadi banyak gerai jualan dibuka. Yang wajib makan di sini ialah aiskrim kelapa!


Bukan runding harga tuk2.. tapi dorang sibuk tanya kedai dobi... ha!ha... driver tuk2 bingung nda faham maksud dobi

Madam Suzanne masih nda puashati... masih mau tau lokasi kedai dobi

yang depan bukan driver tuk2... itu encik suami... ha!ha


singgah depan mall cz encik suami cari simkad thai




dan akhirnya sampai ke floating market....









Air dijual dalam bekas ini... bekas boleh bawa balik.. free




Aiskrim kelapa yang sedap... dan bekas tu boleh bawa balik









Kemudian kami meneruskan misi Asean Night Market.. banyak benda best jual sini. Jersi bola murah2!













Impian yang tercapai... beli kasut bola

Runding harga guna kalkulator cz pakcik nie nda pandai cakap BI



oklah!.. jom balik!




Comments

Popular posts from this blog

Daerah Istimewa Yogyakarta - Kampung Batek Laweyan

3 Disember 2014 (Rabu) Misi hari ini ialah ke Kota Solo @ Surakarta yang terletak lebih kurang 60km dari Jogja. Perjalanan mengambil masa lebih kurang 1 jam lebih bergantung kepada keadaan lalu lintas. Kami ke Kampung Batik Laweyan. Solo sangat terkenal dengan batik yang ternyata lebih berkualiti dan lebih murah berbanding batik yang dijual di Jalan Malioboro.  Sedikit info dari wikipedia: Kampung batik Laweyan  adalah salah satu daerah  wisata  yang sengaja disediakan oleh  pemerintah   Kota Solo  untuk mengundang para  wisatawan  asing dan domestik melihat-lihat  Batik . [1]  Kampung Batik Laweyan dinilai sebagai kawasan sentra Batik di Kota Solo dan sudah ada sejak zaman  kerajaan Pajang  tahunn 1546 M. [2]  Kawasan ini sempat meraih kejayaannya pada tahun  1970an . [1] Kampung Laweyan didesain dengan konsep terpadu, dengan memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 24 ha yang terdiri dari 3 blok. [2] ...

Daerah Istimewa Yogyakarta - Merapi Tour

4 Disember 2014 (Khamis) Info : Gunung Merapi  adalah sebuah  gunung berapi  di  Jawa Tengah ,  Indonesia . Ia merupakan gunung berapi yang paling aktif di Indonesia dan telah meletus sebanyak 69 kali semenjak  1548 . Ia berdekatan dengan bandaraya  Yogyakarta , dan banyak penduduk tinggal di hilir gunung berapi berkenaan, dengan perkampungan paling tinggi 1700 m di atas  paras laut . Oleh kerana bahayanya kepada kawasan berpendudukan ini, ia telah dinamai sebagai satu  Gunung Berapi Dekad  ini. Gunung Merapi merupakan objek pendakian yang popular. Laluan paling umum dan dekat ialah dengan bermula dari kabupaten  Boyolali  ke arah Solo atau dari  Yogyakarta  atau juga dengan mudah dapat dijangkau dari kabupaten  Magelang . Selepas meletus pada tahun 2010, kawasan ini hampir kembali pulih dan menjadi kawasan pelancongan dengan menaiki Jeep ke beberapa kawasan yang telah terjejas akibat gempa tersebut. S...

Daerah Istimewa Yogyakarta - Keraton dan Taman Sari

5 Disember 2014 (Jumaat) Hentian seterusnya - Keraton dan Taman Sari. Malas pula mau menaip.. Jom kita copy paste dari Encik Google saja... ha!ha... Maaf ya... Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat   atau   Keraton Yogyakarta   merupakan   istana   resmi   Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang kini berlokasi di   Kota Yogyakarta ,   Daerah Istimewa Yogyakarta ,   Indonesia . Walaupun kesultanan tersebut secara resmi telah menjadi bagian   Republik Indonesia   pada tahun   1950 , kompleks bangunan keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal   sultan dan rumah tangga istananya yang masih menjalankan tradisi kesultanan hingga saat ini. Keraton ini kini juga merupakan salah satu objek wisata di Kota Yogyakarta. Sebagian kompleks keraton merupakan   museum   yang menyimpan berbagai koleksi milik kesultanan, termasuk berbagai pemberian dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, dan   gamelan . Dari...